Top 3 Saham
Compounder Minggu ini!

Top 3 Saham Compounder Minggu ini!

Per 3 Juli 2023

BTPS

BTPS

Normalisasi cost of credit mulai 2024 akan membuat BTPS kembali meraih ROA 9-10% dan normalized EPS Rp 287. Ke depan, BTPS akan tumbuh lebih konservatif dengan CAGR pembiayaan 16-17% yang membuatnya layak dihargai di PE wajar 16-17x. 

Harga Wajar 

Rp 4.600 

Margin of Safety

SCMA

SCMA

Selesainya transisi ASO, pemulihan permintaan iklan dari FMCG, dan Mentari TV akan membantu TV FTA SCMA meraih laba normal Rp 1,48 triliun. Vidio meraih laba Rp 370 miliar dengan 6 juta subscriber pada 2024/2025. TV FTA SCMA dan Vidio kami hargai dengan PE wajar 10x dan 15x.

Harga Wajar 

Rp 300

Margin of Safety

PBID

PBID

Penurunan harga minyak dan pertumbuhan volume penjualan akan membuat PBID meraih all time high EPS Rp 270. Moat sebagai the only scaled player, manajemen yang handal, dan risiko margin contraction dari penerapan cukai plastik membuat PBID kami harga di 10-11x normalized EPS.

Harga Wajar 

Rp 2.800

Margin of Safety

Top 3 Saham
Compounder Minggu ini!

Top 3 Saham Compounder Minggu ini!

Per 3 Juli 2023

BTPS

BTPS

Normalisasi cost of credit mulai 2024 akan membuat BTPS kembali meraih ROA 9-10% dan normalized EPS Rp 287. Ke depan, BTPS akan tumbuh lebih konservatif dengan CAGR pembiayaan 16-17% yang membuatnya layak dihargai di PE wajar 16-17x. 

Harga Wajar

Rp 4.600

MOS

SCMA

SCMA

Selesainya transisi ASO, pemulihan permintaan iklan dari FMCG, dan kehadiran Mentari TV akan membantu TV FTA SCMA kembali meraih laba normalnya di Rp 1,48 triliun. Pada tahun 2024/2025, Vidio juga akan mampu meraih laba Rp 370 miliar dengan 6 juta subscriber. TV FTA SCMA dan Vidio masing-masing kami hargai dengan PE wajar 10x dan 15x.

Harga Wajar

Rp 300

MOS

PBID

PBID

Penurunan harga minyak (bahan baku utama) dan pertumbuhan volume penjualan kemasan plastik akan membuat PBID meraih EPS all time high sebesar Rp 270. Moat sebagai the only scaled player, kemampuan manajemen dalam mengendalikan risiko harga bahan baku, dan risiko margin contraction dari penerapan cukai plastik membuat kami menghargai PBID di 10-11x normalized EPS-nya.

Harga Wajar

Rp 2.800

MOS

Rekap Laporan Keuangan Sudah Terkirim!

Silahkan cek email kamu!