Bom Waktu BBRI

Ledakan beban CKPN di kinerja 1H 2024 BBRI tidak muncul tiba-tiba. Ada bom waktu yang tertanam sejak pandemi tahun 2020.

Kinerja BBRI 1H 2024 menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Laba bersih BBRI hanya tumbuh 1% YoY. Lebih rendah laba bersih BBCA dan BMRI yang tumbuh masing-masing 11% dan 5%.

Padahal, pendapatan BBRI masih bisa tumbuh double digit, sekitar 10%.

Biang keladi seretnya pertumbuhan laba bersih BBRI adalah beban penyisihan CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) yang meningkat 34% dari Rp 13,8 T di 1H 2023 menjadi Rp 18,5 T di 1H 2024. Pemburukan kualitas kredit yang tercermin dari peningkatan NPL ratio terjadi di segmen mikro, konsumsi, dan kecil, tiga segmen andalan BBRI.

Sebagian investor BBRI pun khawatir, apakah pemburukan kualitas kredit di segmen andalan BBRI ini akan terus berlanjut?

Apakah kinerja BBRI ke depan akan mirip seperti BTPS yang kehilangan hampir 40% labanya pada tahun 2023 dibanding tahun sebelumnya?

Mari kita bahas!

Bangun Conviction

Dengan INVESTASIGHT!

 

Akses Semua Riset & Modul Belajar dengan Langganan Paket Belajar

Jika sudah berlangganan, kamu bisa login di sini!

 

Alfisyahrin

Investor aktif sejak 2018 dan analis utama di INVESTABOOK, platform yang diikuti 100.000+ investor Indonesia. Telah merilis ratusan riset saham lintas sektor untuk membantu investor memahami logika bisnis di balik sebuah saham. Fokus pada kualitas bisnis dan potensi keuntungan jangka panjang, bukan prediksi pasar.

Bagikan dan Diskusikan

Telegram
WhatsApp
Twitter
Facebook
0 0 votes
Rating Analisis
Subscribe
Notify of

Insight Menarik Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x

Rekap Laporan Keuangan Sudah Terkirim!

Silahkan cek email kamu!