Peta Kondisi Industri Sanitary Ware Indonesia

Jarang menjadi pusat perhatian pelaku pasar, seperti apa industri industri sanitary ware di Indonesia?

Awalnya, kami pun belum memprioritaskan industri sanitary ware untuk dianalisis secara komprehensif.

  • Pertumbuhan demand produk yang terbatas karena sangat bergantung pada industri properti,
  • Perputaran produk yang lama di tangan konsumen (durable product). Seberapa sering teman-teman mengganti kloset atau wastefel baru di kamar mandi teman-teman? Kloset dan wastafel bahkan bisa lebih awet dibanding mobil.
  • Hampir semua produk sanitary ware bersifat commodity product. Kurang memiliki pricing power dan brand loyalty serta konsumen yang sensitif terhadap harga dan cenderung membeli produk yang termurah.

Beberapa pertimbangan tersebut membuat kami belum tertarik untuk menganalisis industri sanitary ware di Indonesia.

Turning point yang membuat kami akhirnya memutuskan untuk menganalisis industri ini adalah salah satu wonderful company yang masuk ke portofolio Founder INVESTABOOK melakukan ekspansi bisnis di industri sanitary ware.

Perusahaan yang sudah 3 kali kami analisis di INVESTASIGHT dan sering menjadi topik pembicaraan di komunitas Quality Investor Club.

Ya … perusahaan itu adalah PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK), global market leader bisnis cetakan sarung tangan (hand former).

Pada bulan April 2020 lalu, MARK mendirikan anak perusahaan yaitu PT Megah Raya Sumatera sebagai langkah awal ekspansinya dengan perkiraan capex mencapai IDR 150 miliar.

PT Megah Raya Sumatera bertugas memproduksi produk sanitasi, terutama kloset untuk memanfaatkan sisa bahan baku/produk sampingan dari hand former.

Menurut manajemen MARK, selain untuk sinergi bisnis, langkah ekspansi MARK ke industri sanitary ware juga karena adanya peluang yang bagus. Melansir dari berita Kontan, manajemen MARK menyatakan kapasitas produksi kloset Indonesia hanya 2-3 juta unit/tahun, sedangkan permintaan mencapai 4-6 juta unit/tahun.

Berita kontan manajemen MARK
Sumber: Kontan

Kondisi tersebut menawarkan peluang yang menarik bagi MARK, terlebih lagi belum ada perusahaan manufaktur sanitary ware di Sumatra Utara.

Apakah produk kloset Indonesia memang mengalami undersupply? Seperti apa peta persaingan industri sanitary ware di Indonesia? Bagaimana prospek industri ini?

Let’s find out!

Yuk Lanjut Baca

INVESTABOOK Insight

 

Langganan & Akses 250+ Insight Lainnya

Jika sudah berlangganan, kamu bisa login di sini!

 

Dharma Djiauw

Investor aktif sejak 2019. Interested in internet and tech.

Bagikan dan Diskusikan

Telegram
WhatsApp
Twitter
Facebook
0 0 votes
Rating Analisis
Subscribe
Notify of
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x

Rekap Laporan Keuangan Sudah Terkirim!

Silahkan cek email kamu!